Selasa, 24 April 2012

Ciri Seorang Entrepreneur


1.      Memiliki Mimpi Besar
Seorang entrepreneur selalu memiliki mimpi besar, mereka mulai menjalankan bisnisnya karena adanya motivasi untuk mencapai mimpi besar mereka. Mimpi yang mereka miliki, menjadi tujuan dari semua usaha yang dilakukannya. Sehingga dalam mengambil keputusan, seorang entrepreneur akan menyesuaikannya dengan mimpi yang dimilikinya.

2.      Pandai Mengatasi Ketakutannya
Mereka pandai dalam mengelola ketakutannya dan menumbuhkan keberanian untuk meninggalkan segala kenyamanan yang ada, serta memilih menghadapi sebuah resiko. Namun keberanian untuk menghadapi resiko tetap disertai dengan perhitungan yang matang. Sehingga seorang entrepreneur bukan hanya berani nekat saja, tetapi juga berani bertanggungjawab atas keputusan yang telah diperhitungkannya.

3.      Mempunyai Cara Pandang Yang Berbeda
Seorang entrepreneur selalu memandang masalah, kesulitan, keadaan lingkungan sekitar, perubahan trend dan kejadian yang sedang dihadapinya saat ini, untuk memunculkan kreativitas guna menciptakan ide -
ide bisnis dan konsep bisnis yang memiliki prospek cukup cerah. Selain itu segala kejadian yang ada di sekitarnya menjadi ide bagi mereka, yang selanjutnya dijadikan sebagai peluang usaha baru yang menjadi impiannya.

4.      Pemasar Sejati Atau Penjual Ulung
Seorang entrepreneur juga memiliki kemampuan dalam menyusun strategi
pemasaran bisnis, sehingga dalam membangun sebuah bisnis pertumbuhannya bisa semakin cepat. Tanpa adanya skill ini, orang yang memulai usaha akan memperoleh beban lebih berat dan membutuhkan waktu cukup lama untuk mencapai impiannya.

5.      Menyukai Tantangan
Banyak orang yang memilih untuk bertahan di zona aman, namun seorang entrepreneur tidak suka berlama - lama dengan kegiatan yang monoton. Dia lebih suka menggunakan kreativitasnya untuk menjadikan tantangan yang dihadapinya menjadi
peluang bisnis yang menguntungkan. Bahkan banyak entrepreneur yang menganggap tantangan adalah peluang bagi mereka.

6.      Mempunyai Keyakinan Yang Kuat
Entrepreneur memiliki keyakinan bahwa sebenarnya kegagalan itu tidak ada. Bagi mereka yang ada hanya rintangan besar, sangat besar dan rintangan kecil. Kegagalan hanya muncul pada orang yang tidak berusaha mencari jalan keluar dari masalahnya. Namun dengan menganggap bahwa semuanya hanya rintangan, entrepreneur selalu optimis bahwa semua rintangan bukan akhir dari segalanya dan pasti ada jalan keluar untuk menghancurkan rintangan tersebut.

7.      Selalu Mencari Yang Terbaik
Selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik guna memberikan hasil yang terbaik pula bagi para konsumennya. Itu yang selalu ada dalam diri seorang entrepreneur, mereka cenderung perfectionist. Karena mereka memiliki tujuan untuk mencari cara yang terbaik agar konsumennya tidak merasa kecewa dengan pelayanan yang telah diberikannya.

8.      Disiplin Waktu Untuk Pemenuhan Target
Kedisiplinan menjadi hal penting bagi seorang entrepreneur, bagi mereka waktu yang terbuang sama halnya melewatkan sebuah peluang besar untuk mendapatkan keuntungan. Maka benar adanya jika ada pepatah yang mengatakan “ time is money ” karena dengan membuang waktu sama halnya dengan melewatkan begitu saja peluang untuk mendapatkan penghasilan. Oleh sebab itu seorang entrepreneur selalu disiplin dalam segala hal, untuk mencapai target yang mereka tentukan.

9.      Memiliki Kemampuan Untuk Memimpin
Dengan memiliki jiwa kepemimpinan, Entreprenuer dapat me
motivasi diri sendiri dalam hal pengambilan keputusan.

10.  Pantang Menyerah
Seorang entrepreneur memiliki visi dan semangat juang yang besar. Mereka pantang menyerah pada hambatan, tidak pernah putus ada untuk selalu mencoba memberikan yang terbaik bagi para konsumennya.

http://bisnisukm.com/ciri-seorang-entrepreneur.html

10 Tips Menjadi Pengusaha Sukses

1.      Awali Dengan Impian dan Imajinasi
Ide mendarat di bulan pada awalnya adalah sebuah mimpi indah yang tak akan pernah terwujud. Namun impian dan imajinasi itu akhirnya berubah menjadi kenyataan ketika seseorang telah membuktikannya dengan pendaratan manusia pertama kali ke bulan. Yang perlu diingat adalah segala sesuatu keberhasilan itu bermula dari impian dan keyakinan dengan didorong oleh kerja keras untuk mewujudkannya. Bekerja keraslah untuk segera merubah mimpi menjadi kenyataan. Hanya seorang pemimpi yang mampu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, jasa ataupun ide yang bisa sukses. Mereka tidak mengenal kata tidak bisa atau tidak mampu.

2.       Semangat dan Kegigihan
Antusiasme, semangat dan kegigihan adalah sebuah modal utama di dalam memulai sebuah perjuangan baru untuk mencapai keberhasilan.

3.      Mempunyai Pengetahuan Dasar - Dasar Bisnis
Tanpa adanya pengetahuan dasar - dasar bisnis hanya akan membuat usaha seperti sebuah kelinci percobaan. Kemungkinan besar hanya akan banyak mengalami kegagalan. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan.

4.      Berani Mengambil Resiko
Setiap sesuatu yang  diusahakan tentu akan ada resikonya. Semakin besar hasil yang ingin dicapai, tentu kemungkinan resiko yang akan dialami apabila mengalami kegagalan juga besar. Orang yang berani mengambil resiko adalah calon orang yang sukses. Jangan takut akan kegagalan, tapi “Jadikanlah Kegagalan Itu Sebagai Batu Loncatan Menuju Kesuksesan”.

5.      Kerja Keras
Hanya dengan bekerja keras sebuah usaha akan mengalami kemajuan dan kesuksesan. Awal mula dalam merintis usaha itu adalah dengan kerja keras tanpa mengenal putus asa dan banyak berkorban waktu dan tenaga.

6.      Mau Belajar Dari Pengalaman Orang Lain
“Pengalaman adalah guru yang terbaik.” Seorang calon pengusaha yang sukses mau mengambil pengalaman dari orang lain dan dari dirinya sendiri. Apapun pengalaman seseorang itu baik kesuksesan atau kegagalan harus dijadikan suatu pelajaran yang berharga sebagai panduan dalam memulai usaha atau mengembangkan usaha.

7.      Bersedia Menerima kritikan dan Nasehat Dari Orang Lain
Sebagian orang menganggap bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya itu adalah sebagai sebuah penghambat bagi kelangsungan usahanya. Akan tetapi bagi orang yang berfikir normal akan menjadikan kritikan atau bahkan nasehat dari orang lain itu sebagai gurunya yang membimbing dia ke arah sukses. Menerima kritikan berarti menyadari bahwa kita mempunyai kekurangan, dengan demikian kita bisa memperbaiki kekurangan itu. Berterimakasihlah kepada orang yang mau menegur dan mengkritik kita.

8.      Menjalin Kerjasama Dengan Orang Lain
Kerjasama dengan rekan, teman, mitra kerja dan klien sangat penting bagi perkembangan suatu bisnis. Merekalah yang akan memberi masukan, saran dan kritik dan membantu di saat - saat sulit. Seorang pebisnis harus mampu menjalin kerjasama dan bergaul untuk menjalin relasi bisnis dengan seluas - luasnya.

9.      Berani Menghadapi Kegagalan
Jangan pernah putus asa dan terus berusaha sampai sukses. Orang yang takut gagal adalah orang yang pengecut yang tidak berani melakukan apapun dan kerjanya hanya menghayal saja.

10.  Tidak Suka Menunda
Seperti kata pepapatah “Time is money!” Oleh karena itu janganlah suka menunda - nunda suatu pekerjaan. Lakukanlah saat ini, sekarang juga selagi ada kesempatan. Menunda suatu pekerjaan berarti adalah suatu kerugian yang akan membuat sebuah penyesalan.

http://ahrusdi.blogspot.com/2009/09/10-tips-menjadi-pengusaha-sukses.html

10 Kunci Strategi Pengusaha Sukses


1.      Cari Pasar Yang Khusus
Identifikasikan dan penuhi kebutuhan pasar yang niche (khusus) yang telah dibiarkan oleh kompetitor. Bangun sebuah kebisaan yang unggul dari perusahaan. Ingat, sebuah perusahaan besar tak bisa menawarkan segalanya kepada semua orang. Banyak lubang pasar yang terlalu kecil untuk mereka pertimbangkan. Ambillah lubang - lubang yang terlewatkan tersebut.

2.      Cari Tren Baru dan Masuklah
Cari kebutuhan dan keinginan konsumen yang timbul dari perubahan tren kultural, ekonomi atau teknologi yang mensinyalkan kesempatan dalam pasar baru kemudia bertindaklah dengan cepat, jangan tentatif.

3.      Mulai
Berhentilah mencari alasan untuk tak segera memulai upaya dan usaha. Mulailah bergerak, siapkan target jangka pendek dan kuatkan tenaga untuk mencapainya.

4.      Singkirkan Nasihat Konvensional
Tak perlu dimasukkan ke dalam hati setiap pembcaraan orang yang mengatakan, “tak akan berhasil,” atau ucapan, “belum pernah ada yang mencoba cara itu”. Perhatikan cara - cara para praktisi di industri mencoba membangun bisnisnya dengan cara pandang yang hiperkritis. Pelajari mendalam dari berbagai sudut pandang, dan bangun skenario jika kemungkinan terburuk terjadi.

5.      Cermati Kelemahan Kompetitor dan Perbaiki Hal Tersebut Menjadi Kekuatan Anda
Dengarkan kebutuhan dan komplain dari pelanggan prospektif yang diterima. Hal ini akan
membantu mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan kompetitor.

6.      Memenuhi Pasar Kecil
Merupakan hal yang penting untuk bisa mengidentifikasi pasar dan kebutuhan mereka. Pelajari bagaimana cara untuk mengantisipasi area baru yang kemungkinan akan ada kebutuhan akan servis dan posisi dari bisnis yang dijalankan.

7.      Simpan Uang dan Pastikan Mendapat Eksposur Tanpa Terlalu Banyak Mengeluarkan Uang
Dengan menggunakan cara kehumasan (PR). PR adalah cara bagaimana membangun image suatu lembaga atau seseorang dari sudut pandang yang berbeda, menjual tapi tidak sekeras iklan.

8.      Percayakan Insting
Bangun dan pelajari bagaimana untuk menggunakan kekuatan intuitif. Insting, disamping perhitungan yang tepat adalah aset yang paling berharga untuk menghadapi pasar persaingan.
Ketika tekanan meninggi dan bencana mengancam, dan semua orang menyarankan agar bermain aman, amat penting untuk mempercayakan insting untuk mulai bergerak.

9.      Jangan Biarkan Kesulitan Atau Kegagalan Mematahkan Semangat
Jangan biarkan batasan dari orang lain atau keadaan menempatkan posisi di tempat yang tak diinginkan. Sebagai seorang wirausahawan, pasti sudah pernah mengalami momen - momen penuh tekanan yang mengetes kepercayaan diri sendiri.

10.  Teruslah Berinovasi
Carilah cara untuk memperkenalkan produk baru dan servis untuk pelanggan dan ceruk pasar yang baru. Kepuasan diri sebagai ancaman untuk memperpanjang usia perusahaan.


http://diradja.wordpress.com/2010/08/18/tips-menjadi-pengusaha-pemula-yang-sukses/

7 Kriteria Wanita Menjadi Entrepreneur Sukses


1. Multi Thinker

Wanita adalah sosok yang “Multi Task” dan “Multi Think” yang akan selalu siap sedia ketika buah hatinya membutuhkan dirinya meski ia sedang memikirkan hal lain atau sedang fokus mengerjakan pekerjaan lain. Dalam dunia bisnis, entrepreneur dituntut untuk bisa fokus pada banyak hal dalam waktu yang bersamaan.

2. Pemikir Yang Kreatif dan Abstrak

Wanita umumnya terbiasa berpikir abstrak dibanding pria. Kemampuan menjadi pemikir yang abstrak merupakan salah satu kunci keberhasilan entrepreneur. Pemikiran abstrak ini berkaitan dengan perasaan di mana wanita bisa membuat keputusan berdasarkan apa yang dirasakannya mengenai sesuatu tanpa harus mengacu pada fakta. Kondisi itu berguna dalam proses pengambilan keputusan pada situasi yang cukup sulit. Sebagai pemikir yang kreatif, wanita mampu dan terbiasa untuk berpikir "outside the box".

3. Lebih Mengutamakan Faktor Kesetaraan Dibanding Kompetisi

Wanita secara alami mempunyai teknik egaliter dalam berkomunikasi di mana biasanya mereka lebih mau menghargai opini seseorang dibanding harus memaksakan opininya.

4. Memastikan Timnya Bahagia

Wanita secara alami memiliki sifat mengayomi dan sebagian besar wanita mempunyai sifat peduli terhadap orang - orang di sekelilingnya. Kondisi seperti ini dapat menjadi pertanda bahwa wanita bisa menjadi pemimpin yang mampu memperhatikan kebahagiaan tim serta pegawainya. Sukses yang diperoleh entrepreneur wanita tak hanya akan dianggap sebagai miliknya pribadi sebagai pelaku bisnis melainkan juga milik tim secara keseluruhan.

5. Menghargai Perkembangan Personal

Wanita rajin membeli aneka macam produk pengembangan diri dan sekitar 60 - 70 % wanita suka menghadiri seminar - seminar pengembangan diri. Kondisi ini membuktikan bahwa kaum hawa memiliki semangat tinggi untuk belajar menjadi pemimpin atau pelaku bisnis yang lebih baik.

6. Mempunyai Kemampuan Berelasi Secara Natural

Membangun relasi merupakan kemampuan utama yang harus dimiliki entrepreneur dan wanita bisa melakukannya dengan cepat. Sepanjang menjalin relasi yang baik dengan klien, vendor dan rekan kerja dianggap sebagai kunci sukses mengelola bisnis maka tak perlu khawatir karena wanita lihai melakukannya.

7. Pendengar Yang Baik

Wanita adalah pendengar yang baik dan mereka juga tanggap akan petunjuk non verbal. Cara terbaik memahami kebutuhan klien adalah mendengarkan dan mencoba mencari tahu apa yang benar - benar dibutuhkannya. Ini dapat diterapkan dengan mudah oleh wanita sebab mereka mempunyai kemampuan mendengarkan dengan penuh perhatian.

Sumber: WomenEntreprener
http://www.sby.dnet.net.id/dnews/maret-2012/article-7-kriteria-wanita-menjadi-entrepreneur-sukses--125.html


Senin, 19 Maret 2012

Berani Coba-Coba

Banyak cara dan kesempatan untuk berwirausaha. Namun tidak semua orang berhasil ketika mencoba menjadi pengusaha restoran, properti, atau juragan pulsa. Bagaimana jika bisnis yang sedang dijalankan justru tidak berkembang atau bahkan cenderung merugi?
Biasanya Anda akan dihadapkan pada dua pilihan sulit, meneruskan bisnis tersebut atau putar haluan ke bidang lain. Banyak kisah mengenai dua keputusan tersebut, ada yang sukses dan tidak sedikit kegagalan.
Vivanti Ayu Damarsasi merupakan salah satu contoh sukses bagaimana memutuskan untuk bertahan dengan sebuah bisnis yang terbilang sangat spesifik, yaitu bisnis kuliner (masakan India). Harus diakui pilihan itu termasuk kurang populer dibandingkan dengan makanan negara lain seperti China, Jepang atau Thailand.
Modal utama Ayu adalah kesukaannya pada masakan India. “Apalagi saat ini masih belum banyak restoran India, khususnya yang dimiliki oleh orang Indonesia, bukan orang India atau keturunan,” ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.
Perjuangan pengusaha tersebut tidak ringan. Saat awal berbisnis kuliner India, promosi dilakukan cukup gencar. Namun di tengah jalan sejumlah kendala menghadang. Salah satunya akibat kesalahan manajemen.
Awalnya ibu satu anak ini berpatungan bersama beberapa kawan untuk membeli lisensi waralaba sebuah brand restoran India. Sayangnya, terjadi sengketa dengan pemilik brand, mulai dari menurunnya kualitas makanan dari pemegang lisensi hingga tenaga kerja.
Ayu pun memberanikan diri memutus kerja sama dan mulai membuka restoran lagi bersama salah satu rekannya. Restoran tersebut berjalan dengan baik hingga meraih pendapatan puluhan juta per hari.
Sayangnya, kerja sama tersebut kembali tidak berjalan lancar sehingga lagi-lagi harus memulai yang baru dari nol, mulai dari modal, konsep, karyawan, menu, hingga brand baru yang telah dipatenkan.
“Banyak orang yang komentar, kok ngotot jualan makanan India dan tidak pindah ke bisnis lain. Saya menjalankan karena punya keyakinan. Perlahan brand  baru ini mulai dikenal meskipun tetap ada kendala,” ujarnya.

Sumber : http://www.bisnis.com/articles/menjadi-entrepreneur-berani-coba-coba